Rabu, 03 April 2013

METODE PENYUSUTAN GARIS LURUS

Bagaimana sih penyusutan nilai aktiva tetap dengan menggunakan metode garis lurus itu?
Dengan metode garis lurus, beban penyusutan tiap tahun penggunaan aktiva tetap jumlahnya sama. Dengan demikian jumlah penyusutan tiap tahun dihitung sebagai berikut:

Penyusutan = (HP – NR)/n
Keterangan
HP      =        Harga Perolehan Aktiva Tetap
NR      =        Nilai Residu atau Nilai Sisa
n        =        Taksiran Usia Ekonomis Aktiva Tetap
Contoh:
Pada tanggal 5 April 2000 dibeli sebuah mesin dengan harga perolehan Rp 13.000.000,00. Usia kegunaan mesin tersebut ditaksir selama 8 tahun dan nilai residu Rp 1.000.000,00. Penyusutan tiap tahun penggunaan mesin dari data di atas, dihitung sebagai berikut:
Penyusutan =
Rp13.000.000,00 – Rp1.000.000,00
= Rp1.500.000,00
8
Beban penyusutan mesin tahun 2000 adalah sebesar :
Penyusutan = 9/12  x   Rp 1.500.000,00  = Rp 1.125.000,00.
Mengapa 9/12?? Karena dari 12 bulan yang ada pada tahun 2000, mesin hanya beroperasi selama 9 bulan, yakni mulai bulan April hingga bulan Desember.
Jumlah inilah yang dicatat pada tanggal 31 Desember 2000 dengan jurnal penyesuaian sebagai berikut:
Des 31        Beban Penyusutan Mesin            Rp     1.125.000,00
                             Akumulasi penyusutan Mesin               Rp    1.125.000,00
Beban penyusutan mesin untuk setiap periode penggunaannya adalah sebagai berikut:
No.
Thn
Perhitungan beban penyusutan thn berjalan
Beban Penyusutan thn berjalan
Akumulasi
Penyusutan
Nilai Buku Aktiva
1.
2000
9/12 x Rp1.500.000,00
Rp1.125.000,00
Rp  1.125.000,00
Rp11.875.000,00
2.
2001
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
Rp  2.625.000,00
Rp10.375.000,00
3.
2002
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
Rp  4.125.000,00
Rp  8.875.000,00
4.
2003
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
Rp  5.625.000,00
Rp  7.375.000,00
5.
2004
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
Rp  7.125.000,00
Rp  5.875.000,00
6.
2005
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
Rp  8.625.000,00
Rp  4.375.000,00
7.
2006
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
Rp10.125.000,00
Rp  2.875.000,00
8.
2007
Rp1.500.000,00
Rp1.500.000,00
Rp11.625.000,00
Rp  1.375.000,00
9.
2008
3/12 x Rp1.500.000,00
Rp   375.000,00
Rp12.000.000,00
Rp  1.000.000,00
Akumulasi penyusutan mesin setelah habis usia penggunaannya adalah Rp12.000.000,00

10 komentar:

  1. makasih makasih.. sangat membantu sapi imut dalam mengerjakaan haha :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sapi imut? yg bener babi bengkak wkwkwkwkwkwkwkw imut dari susumu ah?

      Hapus
  2. Makasih ...atas pengetahuannya smoga berkah...

    Oh..iya mau nanya...kalo mencari NR (1.000.000 ) itu dari mana ya...
    mohon penjelasanya...

    Makasih..

    BalasHapus
  3. SANGAT MEMBANTU, MAKASIH BANGET BU ARINY :)

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  6. kalau nilai buku aktiva dihitung dari mana ya?

    BalasHapus
  7. nilai buku aktiva untuk thn 2000 seharusnya Rp. 11.375.00

    BalasHapus
  8. eh, sorry seharusnya nilai buku aktiva untuk thn 2000 Rp. 11.375.000

    BalasHapus