Jumat, 29 Maret 2013

PENGELOMPOKAN AKTIVA TETAP

Ada berapa macam sih aktiva tetap itu?
Menurut sifatnya, aktiva digolongkan menjadi dua macam, yakni aktiva tetap berwujud (tangible fixed assets) dan aktiva tetap tidak berwujud (intangible fixed assets).

Apa yang dimaksud dengan aktiva tetap berwujud?
Aktiva tetap berwujud (tangible fixed assets), adalah aktiva tetap yang secara fisik dapat digunakan dalam operasi perusahaan, terdiri dari.
·      Aktiva yang mengalami penyusutan dalam bentuk depresiasi 
    Contoh: 
Peralatan
Kendaraan

·     Aktiva yang mengalami penyusutan dalam bentuk deplesi
    Contoh: 
    
Tambang
·     Aktiva yang tidak mengalami penyusutan
Contoh: tanah
Tanah

Apa yang dimaksud dengan aktiva tetap tidak berwujud?
Aktiva tetap tidak berwujud (intangible fixde assets) adalah aktiva yang umurnya panjang dan memberikan manfaat bagi operasi perusahaan, tetapi tidak mempunyai bentuk fisik. Yang termasuk aktiva tetap tidak berwujud antara lain.
Ø  Hak Paten, adalah hak tunggal yang diberikan oleh pemerintah melalui Direktorat Paten kepada perorangan atau suatu badan untuk memanfaatkan suatu penemuan tertentu.
Contoh:
Indonesia sebagai pemegang hak paten atas batik sebagai salah satu warisan budayanya yang asli.
Ø  Hak Cipta/copyright, adalah hak tunggal yang diberikan kepada orang atau suatu badan untuk memperbanak dan menjual barang-barang hasil karya seni atau karya intelektual.
Contoh:
Andrea Hirata sebagai pemegang hak cipta novel berjudul "Ayah". Setiap penggandaan atau penduplikasian novel tersebut, haruslah mendapat ijin dari Andrea dan penerbit asli buku tersebut.
Ø  Merek dagang/trade mark, adalah hak tunggal yang diberikan kepada orang atau suatu badan usaha untuk menggunakan cap, nama, atau lambang usaha.
Contoh:
Logo  asli  alas  kaki  merk  Crocs  yang
mulai   banyak   dipalsu   oleh  beberapa
produsen alas kaki untuk meningkatkan
keuntungannya.
Ø  Waralaba/Franchise, adalah hak tunggal yang diperoleh suatu perusahaan dari perusahaan lain untuk mengomersialkan produk, proses, teknik, atau resep tertentu.
Contoh:
Kayana Kebab & Burger sebagai salah satu produk yang dipasarkan dengan sistem waralaba. Dimana, resep dan racikan aslinya hanya diketahui oleh sang pemilik aslinya

Ø  Goodwill, adalah nilai lebih yang dimiliki suatu perusahaan sebagai akibat adanya nama baik, letak yang strategis, manager yang baik, dan sebagainya.
Contoh:
PT.  Semen  Gresik  menjadi  produsen
semen   terbesar   di  Indonesia  karena
lokasinya    yang    berada   di   daerah
pegunungan kapur.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar